π 21 Oktober 2025 π Doa yang Mengantar di Ujung Hidup
Pak R., seorang lansia di Bandung, divonis kanker stadium akhir. Setiap pagi, ia berdoa sambil menatap langit, tersenyum, dan berkata: βSaya sedang menunggu sambil berbicara dengan Tuhan.β Hari terakhirnya, ia berpulang dengan damai. Kesaksiannya menyentuh seorang perawat yang kemudian menjadi sangat tertarik untuk mengetahui iman Kristen.
βAjarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.β
β Mazmur 90:12
Firman ini mengingatkan bahwa hidup fana, namun doa membuat setiap hari bermakna. Doa di akhir hidup bukan sia-sia; justru itu kesaksian yang paling kuat. Doa mengajarkan kita menutup hidup dengan iman dan membuka jalan bagi generasi setelah kita.
Saudara, akhir hidup bukan akhir doa. Justru doa di ujung jalan bisa menjadi warisan terbesar bagi keluarga dan orang di sekitar kita.
Pertanyaan refleksi:
Apakah saudara ingin hari-hari terakhir saudara ditutup dengan doa yang hidup?
Kalimat kunci:
Doa di ujung hidup menjadi warisan rohani yang kekal.
Newest Events
Jumat, 18 September 2026 β APA YANG ADA DAPAT MEMBERKATI BANYAK ORANG
Kamis, 17 September 2026 β KEMBANGKAN KAPASITAS SAUDARA
Rabu, 16 September 2026 β JANGAN TUNGGU SEMPURNA UNTUK MELANGKAH
Selasa, 15 September 2026 β BISNIS JUGA DAPAT MENJADI PELAYANAN
Senin, 14 September 2026 β JANGAN KUBUR APA YANG TUHAN BERIKAN