Selasa 9 Juni 2026 — Damai di Tengah Krisis Ekonomi
Tahun 1998, saat Indonesia dilanda krisis moneter yang hebat, seorang ibu rumah tangga di Jakarta bernama Ibu Lestari kehilangan pekerjaan suaminya dan melihat tabungan keluarga menguap. Di tengah kekhawatiran berat, ia memilih berlutut setiap malam bersama keluarga, membaca Firman, dan bersyukur. Meski secara duniawi situasi sulit, ia mengalami damai yang melampaui akal. Tuhan kemudian memulihkan keluarganya dan menggunakan kesaksian mereka untuk memberkati banyak orang.
“Hendaklah kamu senantiasa bersukacita dalam Tuhan. Sekali lagi aku katakan: Bersukacitalah!” (Filipi 4:4)
Saudara, kisah Ibu Lestari mengingatkan kita bahwa damai sejahtera Kristus dapat dirasakan bahkan ketika ekonomi terguncang. Banyak keluarga di Indonesia saat ini merasakan tekanan yang sama. Tuhan tidak selalu langsung mengubah situasi, tetapi Ia sanggup mengubah hati kita sehingga kita tetap tenang di tengah badai. Damai itu lahir dari sukacita di dalam Tuhan, bukan dari keadaan luar.
Pertanyaan refleksi: Apa kekhawatiran finansial atau keluarga yang sedang mengganggu hati saudara? Maukah saudara memilih bersukacita dalam Tuhan hari ini?
Kalimat kunci: Damai yang tak tergoncangkan lahir ketika kita memilih bersukacita dalam Tuhan meski keadaan belum berubah.
Newest Events
Jumat, 18 September 2026 — APA YANG ADA DAPAT MEMBERKATI BANYAK ORANG
Kamis, 17 September 2026 — KEMBANGKAN KAPASITAS SAUDARA
Rabu, 16 September 2026 — JANGAN TUNGGU SEMPURNA UNTUK MELANGKAH
Selasa, 15 September 2026 — BISNIS JUGA DAPAT MENJADI PELAYANAN
Senin, 14 September 2026 — JANGAN KUBUR APA YANG TUHAN BERIKAN