Selasa, 17 Februari 2026 Belajar Mendengar Luka yang Tak Terucap
Seorang tokoh iman yang jarang dibicarakan adalah Henri Nouwen. Di puncak karier akademiknya, ia meninggalkan dunia intelektual yang gemerlap dan memilih tinggal bersama penyandang disabilitas mental di komunitas L’Arche. Ia mengakui bahwa justru di tempat sederhana itulah ia belajar empati yang sejati—bukan dari buku, melainkan dari kehidupan bersama orang-orang yang rapuh.
Henri belajar bahwa banyak luka tidak diungkapkan dengan kata-kata. Mereka hadir dalam diam, tangisan, dan perilaku yang sulit dimengerti. Empati menuntut kesabaran untuk hadir tanpa solusi instan.
Firman Tuhan:
Yakobus 1:19
Empati sering kali lebih membutuhkan telinga daripada mulut.
Pertanyaan Refleksi:
Apakah saudara bersedia hadir dan mendengar, meski tidak tahu harus berkata apa?
Kalimat Kunci:
Empati adalah keberanian untuk tinggal bersama luka orang lain.
Newest Events
Kamis, 17 September 2026 — KEMBANGKAN KAPASITAS SAUDARA
Rabu, 16 September 2026 — JANGAN TUNGGU SEMPURNA UNTUK MELANGKAH
Selasa, 15 September 2026 — BISNIS JUGA DAPAT MENJADI PELAYANAN
Senin, 14 September 2026 — JANGAN KUBUR APA YANG TUHAN BERIKAN
Minggu, 13 September 2026 — APAKAH SAUDARA DAPAT DIPERCAYA?