Sabtu, 12 September 2026 — JANGAN KELOLA UANG TANPA TUJUAN

Banyak penelitian tentang cara mengelola uang menunjukkan bahwa kondisi keuangan seseorang tidak hanya ditentukan oleh besar kecilnya penghasilan. Penghasilan yang besar belum tentu membuat seseorang hidup berkecukupan jika uang tersebut tidak digunakan dengan baik.

Karena itu, kita perlu belajar membuat anggaran, yaitu merencanakan ke mana uang akan digunakan. Kita juga perlu membedakan kebutuhan dan keinginan, mengendalikan pengeluaran, menyisihkan uang untuk ditabung, serta berhati-hati sebelum mengambil keputusan keuangan. Kebiasaan-kebiasaan sederhana ini dapat membantu kita menggunakan uang dengan lebih bijaksana dan menjaga kondisi keuangan tetap sehat.

Prinsip ini dekat dengan pengajaran Alkitab.

Firman Tuhan berkata:

“Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.” — Amsal 21:5

Saudara, uang juga merupakan kepercayaan Tuhan.

Jangan hanya berdoa agar Tuhan menambah penghasilan.

Mintalah hikmat untuk mengelola penghasilan yang sudah ada.

Belajarlah membuat perencanaan. Bedakan kebutuhan dan keinginan. Hindari keputusan finansial tergesa-gesa. Belajarlah menabung. Belajarlah memberi. Penuhi kewajiban dengan bertanggung jawab.

Yang terutama, jangan izinkan uang mengambil posisi Tuhan dalam hati saudara.

Uang adalah alat yang baik, tetapi tuan yang buruk.

Ketika uang ditempatkan di bawah kehendak Tuhan, uang dapat memenuhi kebutuhan keluarga, menolong sesama, mendukung pekerjaan Tuhan, menciptakan pekerjaan, dan menjadi berkat.

Stewardship mengubah pertanyaan dari, “Berapa banyak yang dapat saya miliki?” menjadi, “Bagaimana Tuhan ingin saya menggunakan apa yang Dia percayakan?”

Mulailah dari jumlah yang ada sekarang.

Jangan menunggu penghasilan meningkat untuk belajar mengelola.

Kesetiaan finansial dibentuk melalui keputusan-keputusan kecil yang dilakukan berulang kali.

Pertanyaan Refleksi:
Apakah cara saya menggunakan uang menunjukkan bahwa Tuhan adalah Pemiliknya, atau keinginan saya yang menjadi tuannya?

Ingatlah!
“Uang yang dikelola dengan hikmat tidak hanya memenuhi kebutuhan; di tangan orang yang setia, ia dapat menjadi alat untuk menghadirkan berkat Tuhan.” Amin.

Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.