Jumat, 4 September 2026 — WAKTU ADALAH KEPERCAYAAN


Setiap manusia menerima jumlah waktu yang sama dalam satu hari.

24 jam.
1.440 menit.
86.400 detik.

Tidak seorang pun dapat membeli satu jam tambahan ketika hari itu selesai.

Waktu adalah salah satu pemberian Tuhan yang paling berharga karena sekali berlalu, ia tidak dapat diambil kembali.

Firman Tuhan berkata:

“Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” — Mazmur 90:12

Saudara, Musa tidak berdoa, “Tuhan, tambahkan hari kami.”

Ia berdoa, “Ajarlah kami menghitungnya.”

Artinya, hikmat terlihat dari bagaimana kita menggunakan waktu yang Tuhan berikan.

Ada orang kehilangan waktu bukan karena melakukan sesuatu yang jahat, tetapi karena terlalu banyak melakukan sesuatu yang tidak penting.

Berjam-jam untuk hiburan, tetapi hanya beberapa menit untuk Tuhan. Sangat sibuk bekerja, tetapi tidak memiliki waktu bagi keluarga. Mengejar banyak hal, tetapi mengabaikan kesehatan dan kehidupan rohani.

Stewardship berarti menempatkan waktu sesuai prioritas Tuhan.

Bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Beristirahatlah dengan cukup. Bangun hubungan keluarga. Layani Tuhan. Pelihara tubuh. Dan jangan biarkan satu hari berlalu tanpa menyediakan ruang bagi Firman dan doa.

Jangan hanya mengisi jadwal.

Isilah kehidupan dengan sesuatu yang bernilai.

Hari ini adalah pemberian Tuhan yang tidak akan pernah datang kembali dalam bentuk yang sama.

Gunakanlah dengan bijaksana.

Pertanyaan Refleksi:
Jika jadwal saya menunjukkan apa yang paling saya hargai, apakah Tuhan dan hal-hal yang bernilai kekal terlihat sebagai prioritas dalam hidup saya?

Ingatlah!
“Hari ini tidak akan datang dua kali; jadikan setiap waktunya persembahan yang berarti bagi Tuhan.” Amin.

Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.