Minggu 6 September 2026 — APA YANG ADA DALAM TANGAN SAUDARA?

Pada 1876, Mary Slessor meninggalkan Skotlandia dan berangkat ke wilayah yang sekarang menjadi Nigeria sebagai misionaris Kristen Protestan. Keputusannya tidak mudah. Ia berasal dari keluarga sederhana, harus bekerja sejak muda untuk membantu keluarganya, dan menghadapi keterbatasan pendidikan serta kondisi kesehatan yang tidak selalu baik. Di tempat pelayanan, ia juga harus menghadapi bahasa dan budaya yang berbeda, penyakit, kesepian, serta bahaya perjalanan di wilayah yang belum banyak dikenal.

Ia tidak memulai dengan organisasi besar, gedung megah, atau sumber daya berlimpah.

Ia memulai dengan apa yang ada.

Langkah sederhana itu kemudian berkembang menjadi pelayanan yang dikenal di berbagai penjuru dunia.

Firman Tuhan berkata:

“Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.” — 1 Korintus 4:2

Saudara, sering kali kita berpikir akan melayani Tuhan setelah memiliki lebih banyak.

“Nanti kalau penghasilan saya lebih besar.”

“Nanti kalau saya mempunyai lebih banyak waktu.”

“Nanti kalau kemampuan saya lebih baik.”

“Nanti kalau kesempatan besar datang.”

Tetapi Tuhan sering memulai dengan pertanyaan sederhana: “Apa yang ada dalam tangan saudara sekarang?”

Ada waktu yang dapat digunakan. Ada kemampuan yang dapat dikembangkan. Ada seseorang yang dapat ditolong. Ada pekerjaan yang dapat dilakukan dengan lebih sungguh-sungguh.

Jangan menunggu banyak untuk menjadi setia.

Stewardship dimulai ketika kita menerima apa yang Tuhan berikan hari ini sebagai kepercayaan.

Mungkin kecil. Mungkin tidak terlihat istimewa. Tetapi kesetiaan tidak ditentukan oleh ukuran kepercayaan.

Kesetiaan ditentukan oleh cara kita mengelolanya.

Hari ini menutup minggu RECEIVE. Kita belajar bahwa Tuhan adalah Pemilik dan kita adalah penerima kepercayaan.

Sekarang pertanyaannya: apa yang akan saudara lakukan dengannya?

Pertanyaan Refleksi:
Apa yang sudah ada dalam tangan saya hari ini yang dapat mulai saya gunakan dengan lebih setia bagi Tuhan?

Ingatlah!
“Tuhan tidak menunggu saudara memiliki banyak untuk menjadi setia; Dia mencari hati yang dapat dipercaya dengan apa yang sudah ada.” Amin.

Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.