π 16 Oktober 2025 ποΈ Doa Seorang Narapidana
Rudi dijatuhi hukuman 10 tahun karena perampokan bersenjata. Hidupnya hancur oleh rasa bersalah. Suatu malam di penjara, ia membaca traktat bertuliskan: βDoa bisa menembus tembok.β Malam itu ia berdoa: βTuhan, kalau Engkau masih mau, pakailah saya.β Sejak itu ia rajin membaca Alkitab, menulis doa-doa, dan mengajak sesama napi berdoa. Sel penjara berubah jadi kapel kecil. Setelah bebas, Rudi melayani pembinaan napi. βTembok bisa menahan tubuh saya, tapi tidak doa saya,β katanya.
βDi manapun dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku hadir.β
β Matius 18:20
Firman ini menegaskan kehadiran Kristus tidak dibatasi ruang. Bahkan di penjara, hadirat Allah hadir ketika ada doa. Doa adalah kunci kebebasan sejati, sebab ia memerdekakan hati lebih dulu sebelum tubuh bebas.
Saudara, mungkin saudara merasa terpenjara oleh masa lalu, kegagalan, atau dosa. Ingatlah, doa mampu menembus jeruji itu. Tuhan hadir di ruang paling gelap ketika satu hati berseru kepada-Nya.
Pertanyaan refleksi:
Apakah saudara percaya doa saudara tetap didengar, meski saudara merasa terpenjara oleh masa lalu?
Kalimat kunci:
Doa menembus tembok, karena Kristus hadir di setiap hati yang berserah.
Newest Events
Jumat, 18 September 2026 β APA YANG ADA DAPAT MEMBERKATI BANYAK ORANG
Kamis, 17 September 2026 β KEMBANGKAN KAPASITAS SAUDARA
Rabu, 16 September 2026 β JANGAN TUNGGU SEMPURNA UNTUK MELANGKAH
Selasa, 15 September 2026 β BISNIS JUGA DAPAT MENJADI PELAYANAN
Senin, 14 September 2026 β JANGAN KUBUR APA YANG TUHAN BERIKAN