Selasa 12 Mei 2026 — Kristus Naik, Tempat Kita Dijamin
Pada tahun 1950-an di pedalaman Pulau Sumba, seorang hamba Tuhan sederhana bernama Ibu Lea Ratu (seorang janda petani yang hampir tak dikenal di luar kampungnya) menghadapi penderitaan yang berat. Suaminya meninggal karena penyakit, anaknya satu-satunya hilang saat perang suku, dan ia sendiri menderita TBC parah. Di tengah kesendirian dan sakit yang menyiksa, Ibu Lea sering duduk di bawah pohon besar dekat rumahnya sambil memandang langit. Ia membaca Firman Tuhan dengan suara pelan, terutama ayat-ayat tentang Kenaikan Kristus. Suatu malam saat demam tinggi, ia mengalami penglihatan: ia melihat Kristus yang mulia naik ke surga dan mendengar suara, “Aku pergi menyediakan tempat bagimu.” Sejak saat itu, meski tubuhnya semakin lemah, wajah Ibu Lea selalu berseri. Ia mulai mengunjungi keluarga-keluarga yang berkabung, menyanyikan lagu-lagu tentang surga, dan mengajak mereka percaya bahwa Kristus yang naik ke surga sedang menyiapkan rumah kekal. Banyak orang Sumba yang bertobat melalui kesaksiannya yang sederhana. Ibu Lea meninggal dengan damai pada tahun 1962, dengan senyum terakhir sambil berkata, “Ia sudah menyediakan tempatku.”
“Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku telah mengatakan kepadamu, bahwa Aku pergi menyediakan tempat bagimu. Dan jika Aku pergi dan menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang lagi dan akan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.” (Yohanes 14:2-3)
Saudara, kisah Ibu Lea Ratu mengingatkan kita bahwa keyakinan akan Kenaikan Kristus bukanlah soal teologi yang rumit, melainkan pengharapan yang hidup di tengah penderitaan sehari-hari. Ketika Kristus naik ke surga, Ia tidak meninggalkan kita sendirian. Ia pergi untuk menyediakan tempat yang kekal, suatu rumah yang tidak akan pernah rusak, di mana air mata dihapuskan dan kita akan bersama-sama dengan Dia selama-lamanya. Di tengah kehidupan yang penuh ketidakpastian — kehilangan, sakit, dan pergumulan — kita boleh mengangkat kepala kita. Kristus yang naik ke surga sedang mempersiapkan masa depan yang indah bagi setiap anak-Nya yang percaya. Pengharapan ini memberi kita kekuatan untuk terus berjalan, sebab rumah kita yang sesungguhnya bukan di dunia ini, melainkan di hadirat Bapa.
Pertanyaan refleksi: Apakah saudara saat ini sedang bergumul dengan ketakutan akan masa depan atau kehilangan? Sudahkah saudara sungguh percaya bahwa Kristus yang naik ke surga sedang menyediakan tempat khusus bagi saudara?
Kalimat kunci: Karena Kristus telah naik ke surga, kita boleh hidup dengan keyakinan penuh bahwa Ia sedang menyediakan tempat kekal bagi kita, dan suatu hari Ia akan datang membawa kita pulang.
Newest Events
Jumat 15 Mei 2026 — Doa yang Memindahkan Gunung
Kamis 14 Mei 2026 — Roh Kudus di Tengah Badai Pemberontakan
Rabu 13 Mei 2026 — Kelemahan yang Membuka Pintu Kuasa
Selasa 12 Mei 2026 — Kristus Naik, Tempat Kita Dijamin
Senin 11 Mei 2026 — Bergantung pada Kuasa yang Lebih Besar