π 22 Oktober 2025 π―οΈ Doa di Malam Gelap
Maria, seorang mahasiswa di Jakarta, pulang malam setelah kuliah. Di kosannya, listrik padam. Gelap dan sunyi membuatnya gelisah. Ia berlutut di samping ranjang dan berdoa singkat: βTuhan, jagai saya malam ini.β Anehnya, ia merasa damai. Besok pagi ia mendengar ada pencuri beraksi di rumah sebelah. Tetapi kosnya aman.
βTUHAN penjagamu, TUHAN naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.β
β Mazmur 121:5β6
Firman ini menegaskan bahwa Tuhan adalah Penjaga yang tidak pernah terlelap. Doa di malam gelap mungkin terdengar kecil, tetapi itu menghubungkan kita dengan Allah yang besar. Tuhan tidak hanya menjaga di siang yang terang, tetapi juga di malam yang penuh ancaman.
Saudara, sering kali kita remehkan doa singkat sebelum tidur. Namun itu adalah pernyataan iman bahwa hidup kita ada dalam tangan Allah. Doa itu bisa menjadi benteng rohani yang melindungi kita dari bahaya yang tidak kita lihat.
Pertanyaan refleksi:
Apakah saudara sudah menyerahkan malam saudara kepada Tuhan dalam doa?
Kalimat kunci:
Doa kecil di malam gelap membuka perlindungan Allah yang tidak pernah tidur.
Newest Events
Jumat 15 Mei 2026 β Doa yang Memindahkan Gunung
Kamis 14 Mei 2026 β Roh Kudus di Tengah Badai Pemberontakan
Rabu 13 Mei 2026 β Kelemahan yang Membuka Pintu Kuasa
Selasa 12 Mei 2026 β Kristus Naik, Tempat Kita Dijamin
Senin 11 Mei 2026 β Bergantung pada Kuasa yang Lebih Besar