Selasa, 10 Februari 2026 Mengampuni Tanpa Menunggu Permintaan Maaf
Sejak usia enam minggu, Fanny Crosby hidup dalam kegelapan. Kesalahan medis membuatnya buta seumur hidup. Banyak orang menduga ia akan hidup dalam kepahitan. Namun yang keluar dari hidupnya justru pujian. Lebih dari delapan ribu lagu rohani ia tulis, termasuk Blessed Assurance.
Suatu kali seseorang bertanya apakah ia marah kepada dokter yang menyebabkan kebutaannya. Fanny menjawab dengan lembut bahwa ia telah memilih mengampuni sejak lama. Ia tidak ingin hidupnya dikendalikan oleh luka, melainkan oleh kasih karunia Tuhan.
Saudara, Fanny mengampuni tanpa pernah menerima permintaan maaf. Ia memilih hidup merdeka. Pengampunan tidak selalu mengubah masa lalu, tetapi selalu mengubah masa depan.
Firman Tuhan:
Efesus 4:32
Mengampuni adalah keputusan iman, bukan reaksi emosi.
Pertanyaan Refleksi:
Apakah saudara masih menunggu orang lain berubah sebelum mengampuni?
Kalimat Kunci:
Pengampunan membebaskan lebih dulu orang yang mengampuni.
Newest Events
Sabtu 21 Maret 2026 Signature of Identity – Hidup yang Konsisten dengan Siapa Saudara
Jumat 20 Maret 2026 Signature of Identity – Penginjil yang Tidak Dikenal Dunia
Shalom. Renungan hari ini / Daily Devotional Kamis 19 Maret 2026 Signature of Identity – Identitas Mengalahkan Tekanan Sosial
Rabu 18 Maret 2026 Signature of Identity – Hamba Tuhan yang Tidak Pernah Tercatat Sejarah
Selasa 17 Maret 2026 Signature of Identity – Aman dalam Kepemilikan Allah