Rabu, 25 Februari 2026 Menghormati Orang Tua dan Generasi

Di sebuah keluarga Kristen di Indonesia, perbedaan generasi menjadi sumber ketegangan yang terus berulang. Orang tua merasa nilai-nilai mereka diabaikan. Anak-anak merasa suaranya tidak pernah didengar. Percakapan berubah menjadi pertengkaran, dan jarak emosional makin lebar.

Perubahan terjadi ketika salah satu anggota keluarga berani memulai dengan sikap hormat. Ia memilih mendengar tanpa memotong, berbicara tanpa meninggikan suara, dan mengakui peran masing-masing generasi. Perlahan, hati yang keras dilunakkan.

Saudara, menghormati orang tua bukan berarti kehilangan identitas, melainkan menempatkan diri dengan bijaksana. Dari sikap hormat, berkat lintas generasi mengalir.

Firman Tuhan:
Efesus 6:2

Penghormatan menjaga relasi lintas generasi tetap sehat.

Pertanyaan Refleksi:
Apakah saudara sudah menyatakan hormat kepada generasi yang berbeda dengan saudara?

Kalimat Kunci:
Penghormatan menjembatani jurang generasi.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.