Kamis, 26 Februari 2026 Yesus dan Sikap Hormat kepada yang Tersingkir

 Ketika Yesus berbicara dengan perempuan Samaria, Ia melanggar banyak batas sosial. Perempuan itu dianggap najis, disingkirkan, dan dipandang rendah. Namun Yesus tidak memulai dengan tuduhan. Ia memulai dengan percakapan. Ia mendengar ceritanya dan memperlakukannya sebagai pribadi yang bermartabat.

Dalam sikap hormat itu, identitas perempuan itu dipulihkan. Ia tidak lagi dilihat sebagai masa lalunya, melainkan sebagai pribadi yang dikasihi Allah. Dari perjumpaan penuh hormat itu, sebuah kesaksian lahir dan banyak orang mengenal Kristus.

Firman Tuhan:
Yohanes 4:9

Penghormatan Kristus mengangkat derajat manusia.

Pertanyaan Refleksi:
Siapa yang Tuhan panggil saudara untuk hormati meski sering diabaikan?

Kalimat Kunci:
Menghormati sesama adalah cermin hati Kristus.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.