Selasa 17 Maret 2026 Signature of Identity – Aman dalam Kepemilikan Allah

Studi tentang attachment theory menunjukkan bahwa anak yang merasa aman dalam kasih orang tuanya tumbuh dengan keberanian dan kestabilan emosional yang lebih kuat. Rasa aman menghasilkan keberanian untuk menghadapi dunia. Tanpa rasa aman, seseorang mudah cemas dan defensif.

Prinsip ini sangat rohani.

Firman Tuhan berkata:

1 Petrus 2:9 (TB)
“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri…”

Saudara, saudara bukan hanya percaya kepada Tuhan. Saudara adalah kepunyaan-Nya. Identitas ini memberi keamanan rohani yang mendalam.

Ketika saudara sadar bahwa hidup saudara berada dalam kepemilikan Allah, saudara tidak perlu hidup dalam ketakutan berlebihan. Dunia boleh berubah. Situasi boleh goyah. Tetapi identitas saudara tetap.

Signature of Identity berarti saudara tidak hidup mencari pengakuan. Saudara sudah dimiliki.

Pertanyaan Refleksi:

Apakah saudara hidup dalam rasa aman sebagai milik Allah, atau masih mencari pengakuan dunia?

Kalimat Kunci:
Orang yang sadar dirinya milik Allah hidup dengan keberanian dan damai.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.