Jumat 20 Maret 2026 Signature of Identity – Penginjil yang Tidak Dikenal Dunia


Sadhu Sundar Singh lahir di India dalam keluarga Sikh yang taat. Di masa mudanya, ia membenci Kekristenan. Ia bahkan pernah membakar Alkitab sebagai bentuk protes. Namun pada usia 16 tahun, ia mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus yang mengubah hidupnya.

Setelah pertobatannya, ia diusir keluarganya. Ia kehilangan warisan, keamanan, dan status sosial. Namun ia memilih tetap hidup sebagai pengikut Kristus. Ia mengenakan pakaian pertapa India, berjalan kaki menembus Himalaya, dan memberitakan Injil di wilayah-wilayah yang sangat berbahaya.

Firman Tuhan berkata:

Filipi 3:8 (TB)
“Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia daripada semuanya.”

Saudara, Sadhu tidak mempertahankan identitas lamanya. Ia menerima identitas baru sebagai milik Kristus, meski harus kehilangan segalanya.

Signature of Identity berarti ketika Kristus menjadi pusat hidup, kehilangan dunia bukan lagi kerugian terbesar.

Pertanyaan Refleksi:

Apakah ada identitas lama yang masih saudara pertahankan lebih kuat daripada identitas saudara di dalam Kristus?

Kalimat Kunci:
Ketika Kristus menjadi identitas utama, dunia kehilangan kuasanya atas saudara.





Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.