Minggu 12 April 2026 — Runtuhnya Rasa Aman Palsu
Pada krisis finansial 2008, seorang investor terkenal bernama Rakesh kehilangan hampir seluruh portofolionya dalam hitungan hari. Ia dikenal sebagai sosok yang “tidak pernah salah membaca pasar.” Namun dalam sebuah wawancara kecil, ia mengakui, “Saya membangun rasa aman di atas sesuatu yang bisa hilang kapan saja.”
“Orang-orang ini mengandalkan keretanya… tetapi kita menyebut nama TUHAN.” (Mazmur 20:8)
Saudara, rasa aman dunia seringkali dibangun di atas sesuatu yang tidak kekal.
Uang bisa hilang. Relasi bisa berubah. Kesehatan bisa runtuh. Bahkan kemampuan diri bisa gagal.
Masalah terbesar bukan kehilangan itu sendiri. Masalahnya adalah ketika seluruh identitas dan rasa aman saudara bergantung pada hal-hal tersebut.
Tuhan tidak ingin menjadi cadangan. Ia ingin menjadi fondasi.
Karena hanya Tuhan yang tidak bisa runtuh.
Pertanyaan refleksi:
Apa yang membuat saudara merasa aman selama ini—dan apakah itu benar-benar tidak terguncang?
Kalimat kunci:
Perlindungan palsu terlihat kuat sampai hari ia runtuh—tetapi Tuhan tetap teguh selamanya.
Newest Events
Jumat 15 Mei 2026 — Doa yang Memindahkan Gunung
Kamis 14 Mei 2026 — Roh Kudus di Tengah Badai Pemberontakan
Rabu 13 Mei 2026 — Kelemahan yang Membuka Pintu Kuasa
Selasa 12 Mei 2026 — Kristus Naik, Tempat Kita Dijamin
Senin 11 Mei 2026 — Bergantung pada Kuasa yang Lebih Besar