Minggu 3 Mei 2026 — Mukti: Kebebasan yang Sejati


Pandita Ramabai, seorang janda Brahmana yang mahir tujuh bahasa termasuk Sanskerta, pernah mengembara ribuan kilometer mencari kebenaran. Setelah kehilangan suami dan anaknya karena kelaparan dan penyakit, ia mendengar Injil dan bertobat. Tahun 1896, saat kelaparan besar melanda India, Ramabai mengendarai kereta lembu keliling desa-desa Maharashtra. Ia menyelamatkan ribuan janda anak dan yatim piatu yang terbuang. Di Mukti Mission yang ia dirikan, terjadi kebangunan rohani luar biasa tahun 1905—ratusan perempuan berlutut, berdoa, dan dipenuhi Roh Kudus sambil bernyanyi dan bersaksi.

“Sebab Kristus telah memerdekakan kita supaya kita tetap merdeka.” (Galatia 5:1)

Saudara, Ramabai mengajarkan bahwa kebebasan sejati bukan hanya terlepas dari kemiskinan atau tekanan sosial, melainkan terutama terbebas dari belenggu dosa dan tradisi yang menindas. Ia sendiri pernah terikat oleh sistem kasta yang kejam, namun menemukan mukti yang sesungguhnya di dalam Kristus. Kebebasan yang ia alami itu kemudian mengalir kepada ribuan perempuan lain yang hidupnya dipulihkan. Tuhan ingin kita hidup sebagai orang yang merdeka, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk memerdekakan orang lain.

Pertanyaan refleksi: Apakah saudara masih terbelenggu oleh sesuatu yang seharusnya sudah Tuhan bebaskan? Siapa yang Tuhan panggil saudara bebaskan hari ini?

Kalimat kunci: Meskipun jalan Tuhan sering melampaui pemahaman kita, kebebasan sejati datang ketika kita percaya bahwa Ia sedang menenun rencana yang indah.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.