Selasa 5 Mei 2026 — Iman Remaja yang Mengubah Suku yang Bermusuhan
Tahun 1961, Bruce Olson baru berusia 19 tahun. Tanpa dukungan organisasi misi, tanpa belajar bahasa, dan hanya dengan sedikit uang, ia pergi sendirian ke hutan Amazon yang berbatasan Kolombia-Venezuela. Suku Motilone dikenal sebagai pembunuh. Mereka telah melukai ratusan karyawan perusahaan minyak. Bruce ditembak panah beracun saat pertama kali masuk wilayah mereka. Hampir mati, tapi justru diselamatkan dan diadopsi sebagai “saudara darah” suku itu. Bertahun-tahun kemudian, ia menerjemahkan Perjanjian Baru ke dalam bahasa mereka dan menyaksikan ribuan orang bertobat.
“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:37)
Saudara, Bruce Olson mengajarkan bahwa Tuhan sering menggunakan orang yang paling tidak berpengalaman dan paling tidak siap untuk melakukan hal-hal yang luar biasa. Iman bukan tentang memiliki segala persiapan yang sempurna, melainkan tentang ketaatan yang total meski takut. Ketika kita melangkah dalam iman, Tuhan akan menyertai dan membuka jalan yang mustahil. Tidak ada situasi yang terlalu sulit bagi Tuhan.
Pertanyaan refleksi: Apakah ada “suku” atau situasi yang terasa mustahil bagi saudara? Sudahkah saudara mau melangkah dengan iman seperti remaja Bruce?
Kalimat kunci: Iman yang sejati tumbuh ketika kita berani melangkah meskipun jalan Tuhan melampaui segala logika dan pemahaman kita.
Newest Events
Kamis, 17 September 2026 — KEMBANGKAN KAPASITAS SAUDARA
Rabu, 16 September 2026 — JANGAN TUNGGU SEMPURNA UNTUK MELANGKAH
Selasa, 15 September 2026 — BISNIS JUGA DAPAT MENJADI PELAYANAN
Senin, 14 September 2026 — JANGAN KUBUR APA YANG TUHAN BERIKAN
Minggu, 13 September 2026 — APAKAH SAUDARA DAPAT DIPERCAYA?