Kamis 7 Mei 2026 — Menyelamatkan yang Terhilang

Amy Carmichael tiba di India tahun 1895 dan terkejut melihat ribuan gadis kecil dijual ke kuil-kuil sebagai pelacur suci. Ia menyamar sebagai perempuan India, menyusup ke kuil-kuil, dan menyelamatkan mereka satu per satu. Ia mendirikan rumah perlindungan yang menampung ribuan anak. Amy sendiri tak pernah menikah, tapi menjadi “ibu” bagi generasi yang diselamatkan.

“Yang melakukan dosa terhadap anak-anak yang kecil ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan ke lehernya.” (Matius 18:6)

Saudara, Amy Carmichael mengajarkan bahwa kasih Tuhan selalu bergerak aktif menuju mereka yang lemah, terhilang, dan tertindas. Ia rela meninggalkan segala kenyamanan demi menyelamatkan anak-anak yang tidak punya suara. Kasih seperti itu bukan sekadar perasaan, melainkan tindakan nyata yang berani dan berkorban. Tuhan memanggil kita untuk memiliki hati yang sama terhadap yang terluka di sekitar kita.

Pertanyaan refleksi: Siapa “anak kecil” atau orang yang terhilang yang Tuhan taruh di depan mata saudara hari ini?

Kalimat kunci: Kasih Tuhan sering membawa kita ke tempat yang tidak masuk akal, agar kita belajar percaya bahwa Ia melihat jauh lebih dalam dari yang kita lihat.



Stay Connected

To stay up to date on everything happening at GBI Eben Haezer, subscribe to our weekly newsletter.