Sabtu 9 Mei 2026 — Dokter yang Menyerahkan Nyawanya
Dr. Eleanor Chestnut melayani di rumah sakit kecil di China tahun 1900 saat Pemberontakan Boxer meletus. Saat kerumunan marah menyerang rumah sakit, Eleanor bisa saja melarikan diri. Namun ia memilih tetap bersama pasien-pasiennya. Ia menjadi korban terakhir yang dibunuh, sambil tetap berdoa bagi para penyerangnya.
“Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” (Yohanes 15:13)
Saudara, Eleanor Chestnut mengajarkan bahwa kasih sejati selalu rela berkorban, bahkan sampai menyerahkan nyawa. Ia tidak memilih keselamatan diri sendiri, melainkan memilih tetap setia melayani orang lain di saat bahaya. Kasih seperti itu mencerminkan kasih Kristus yang memberikan nyawa-Nya bagi kita. Tuhan memanggil kita untuk memiliki kasih yang sama — rela berkorban demi orang lain.
Pertanyaan refleksi: Apakah saudara rela “menyerahkan nyawa” (waktu, kenyamanan, bahkan nyawa) demi orang yang Tuhan taruh di sekitar saudara?
Kalimat kunci: Kasih yang rela berkorban sering kali melampaui logika manusia, namun itulah cara Tuhan menunjukkan bahwa pemikiran-Nya jauh lebih tinggi.
Newest Events
Kamis, 17 September 2026 — KEMBANGKAN KAPASITAS SAUDARA
Rabu, 16 September 2026 — JANGAN TUNGGU SEMPURNA UNTUK MELANGKAH
Selasa, 15 September 2026 — BISNIS JUGA DAPAT MENJADI PELAYANAN
Senin, 14 September 2026 — JANGAN KUBUR APA YANG TUHAN BERIKAN
Minggu, 13 September 2026 — APAKAH SAUDARA DAPAT DIPERCAYA?